Jumat,2009-10-16, 13:48:42 WIB
OPERATOR BUSWAY EMPAT BULAN TUNGGAK BAYAR GAS
Jakarta, Cakrabuananews - Wakil Gubernur Prijanto mengatakan, operator busway menunggak pembayaran gas selama empat bulan sebesar Rp 4 miliar. Operator busway menunggak biaya gas ke PT Petross Gas.

Wagub mengatakan hal itu usai menerima laporan dari Dinas Industri dan Energi di kantornya, Selasa (13/10). Penunggakkan disebabkan karena perbedaan harga gas dalam kontrak dengan harga menurut Keputusan Menteri Energi, Sumber Daya dan Mineral.

Dalam dokumen kontrak antara Badan Layanan Umum dan operator busway ada klausul tentang nilai rupiah per kilometer. Di dalam rupiah per kilometer itu ada komponen gas, tertulis Rp 2.060 (liter setara dengan Premium) dan BLU sudah membayarkan biaya sampai empat bulan lalu.

Walaupun dalam perjanjian harga gas Rp 2.060 LSP tetapi operator membayar ke PT Petross Gas sesuai dengan harga keputusan Menteri ESDM Rp 2.562. "Empat bulan ini pihak operator belum membayar kepada Petros padahal BLU sudah membayar kepada operator. "Jadi Operator menunggak," katanya.

Masalahnya, operator minta kepada BLU mengubah harga gas jadi Rp 2.562. Namun, menurut Prijanto, belum ada payung hukum soal perubahan harga gas itu. Prijanto meminta, dibicarakan baik-baik agar operator segera membayar ke Petros. "Masalah perubahan kontrak, nanti dibicarakan usai pembayaran tunggakan empat bulan itu," kata dia. Sudah ada kesepakatan mengadendum (mengubah pasal) perjanjian.

Direktur PT Trans Batavia, operator koridor II dan III, Mamad Surachmat, ketika dihubungi wartawan menyatakan hanya menunggak tiga bulan, Juni hingga Agustus. Menurutnya, pihaknya masih meminta selisih kekurangan pembayaran.

Kepala Dinas Perindutrian dan Energi Mauritz Napitupulu ketika dihubungi wartawan menyatakan, operator koridor II dan III belum bayar, dari Juni hingga sekarang. "Kurang lebih empat miliar," kata dia.

Petros sudah kirim surat ke BLU dan Sekda. Pemerintah DKI sedang mengusahakaan segera diproses. Dia belum tahu, apakah PGN sudah memutus suplai gasnya ke Petross. Padahal, kata Maurits, BLU sudah bayar secara rutin. Menurut Maurits, Petros sudah teriak minta dibayar, tapi operator belum bayar juga. (Dhl)
 

Jumat, 2009-10-16, 14:56:35 WIB
DANA PPMK DIKUCURKAN NOVEMBER MENDATANG
Jakarta, Cakrabuananews - Dana Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) tahun 2009 akan dikucurkan pada November mendatang. Dari 267 kelurahan yang ada di Jakarta, hanya 30 kelurahan yang sudah siap menerima dana PPMK dengan sistem modal dasar.
Jumat, 2009-10-16, 14:55:44 WIB
ROB ANCAM WARGA PANTAI MARUNDA
Jakarta, Cakrabuananews - Warga di kawasan pesisir pantai Marunda, tepatnya RW 07 Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara, mulai siaga mengantisipasi air pasang atau rob ke kawasan itu. Air pasang mulai memasuki kawasan permukiman warga.
Jumat, 2009-10-16, 14:54:52 WIB
Menyusul Surat Perintah Pengosongan
Jakarta, Cakrabuananews - Ratusan penghuni Rumah Susun (Rusun) Sindang di Jalan Sindang Raya, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, resah menyusul adanya surat peringatan dari Perum Perumnas selaku pengelola rumah susun untuk segera mengosongkan tempat tinggal mereka yang berada di lantai dasar.
Jumat, 2009-10-16, 13:48:42 WIB
OPERATOR BUSWAY EMPAT BULAN TUNGGAK BAYAR GAS
Jakarta, Cakrabuananews - Wakil Gubernur Prijanto mengatakan, operator busway menunggak pembayaran gas selama empat bulan sebesar Rp 4 miliar. Operator busway menunggak biaya gas ke PT Petross Gas.
 
       

CAKRABUANANEWS.COM - CAKRABUANANEWS.COM -CAKRABUANANEWS.COM
Cari Berita Lain: